Mengenai Saya

Foto saya
I am a university student in Jakarta I want to pursue my dream for my parents and my family I wish my parents proud to see from heaven....(..._...)ya allah protect me in every step ammin ammin...

Jumat, 11 Mei 2012

Dokument Penting


Dokument Penting
Dokumen-dokumen di bawah ini harus dibawa ke Jerman. Diantaranya cuma untuk berjaga-jaga saja, agar nanti tidak mengalami kerepotan di jerman.
      • Passport
      • Zulassung asli 
      • Fotokopi akte kelahiran (Serta Terjemahannya bila ada)
      • Bukti Jaminan keuangan yang didapat dari kedutaan
Dokumen ini akan dibutuhkan Anda untuk mengurus perpanjangan Visa dan proses pendaftaran Universitas di beberapa kota di Jerman.

      • Fotokopi STTB dalam bahasa Indonesia yang telah dilegalisir di Depdikbud.
      • Terjemahan STTB dalam bahasa Jerman oleh penerjemah yang telah disumpah (Bila tidak ada yang tersisa, bawalah fotokopinya).
      • Surat tanda Warga Negara Indonesia (untuk melapor diri di Kedutaan Indonesia di jerman).
      • Surat Bukti Uji Kesehatan, serta terjemahannya
      • Surat keterangan keaslian STTB dari SMU (disertai dengan tanda tangan kepala sekolah) dalam bahasa Jerman.
      • Fotokopi ijazah pengetahuan bahasa jerman.
      • SIM International (bila ada)
      • Pas Foto 3x4, 4x6, secukupnya (Minimal 5 buah) serta Negatifnya
      • KTP / Fotokopinya.

 
kembali
 
Keperluan Hidup & Pembiayaan
    Ingat Study di Jerman adalah Free atau Gratis, namun demikian, pada setiap semester, para mahasiswa akan dikenakan biaya untuk uang administrasi mahasiswa, uang sosial dan  Semesterticket (tidak wajib di setiap tempat) dan ada kemungkinan biaya tambahan yang lain, keseluruhannya berkisar € 150, tergantung kebijakan dari masing-masing universitas. Semesterticket adalah tiket para pelajar untuk menggunakan jasa angkutan untuk suatu daerah tertentu selama 1 semester. Jadi dalam 1 semester, mahasiswa tersebut tidak perlu membayar uang angkutan. Perlu diingat, semester ticket hanya diperuntukkan bagi calon mahasiswa ataupun seseorang yang terdaftars sebagai mahasiswa. Peserta kursus bahasa tidak mendapatkan semester ticket. Sebagai salah satu solusinya adalah membeli tiket tiket bulanan yang harganya lebih murah daripada tiket mingguan ataupun tiket harian.
    Berdasarkan teoritisnya, biaya hidup termasuk asuransi dan biaya-biaya tambahan per bulan di Jerman  berkisar DM 800 (~€400) - DM 1.200 (~€600),- . Tapi dengan hidup yang normal, kebanyakan mahasiswa indonesia mengeluarkan biaya sekitar DM 700 atau sekitar € 350,- sampai DM 1100, atau sekitar € 550 - per bulan. Tergantung dari gaya hidup yang mereka lakukan, dan juga situasi ekonomi dari kota tersebut. ( Khusus untuk kota Darmstadt, sekitar € 400-550an)
    Beberapa barang-barang yang selayaknya dibawa ke jerman tercantum dibawah ini, kebanyakan barang-barang tersebut harganya lebih mahal bila dibeli di jerman.
Check list:
      • Sweater & Jacket (lebih baik yang kedap air dan cukup tebal)
      • Dasi
      • Tali Pinggang
      • Sarung Tangan
      • Syal
      • T-Shirt (Banyak)
      • Baju lengan panjang
      • Kemeja / Blus untuk acara resmi
      • Pakaian dalam
      • Celana Pendek / Rok
      • Jeans.
      • Kaus Kaki

      • Sepatu santai (kets - nyaman dipakai ketika musim panas)
      • Sepatu Olahraga
      • Sepatu Boots (untuk musim dingin)
      • Sepatu hak tinggi (Untuk wanita dalam acara resmi)
      • Sandal Rumah

      • Catatan selama di SMU dan Goethe Ins.
      • Buku-buku Teks sesuai dengan bidang study kita.
      • Tas
      • Kalkulator
      • Kamus (Jerman-Indonesia, Jerman Inggris, Penjelasan Jerman)
      • Pena
      • Agenda/Organizer
      • Pensil
      • Penggaris (Panjang dan segitiga)
      • Paper Clips
      • Stapler
      • Stabilo
      • Penghapus
      • Lem, selotip

      • Obat Alergi (Bagi yang mempunyai alergi)
      • Tensoplas
      • Obat Batuk Pilek, Sakit kepala, antibiotik, obat sakit maag, dll.
      • Multivitamin
      • Obat khusus/pribadi

      • Sabun
      • Parfum/Deodorant 
      • Sikat Gigi
      • Pasta Gigi
      • Sisir
      • Hair spray/Hair Gel
      • Ikat Rambut/Jepitan Rambut
      • Alat Cukur
      • Skin Lotion (untuk kulit yang kering)
      • Handuk
      • Make-Up
      • Make-Up Removers

      • Rice Cooker.
      • Jas hujan / payung.
      • Koper (kalau bisa juga koper kecil untuk bepergian)
      • Setrikaan
      • Bumbu-bumbu masak dari Indonesia yang tahan lama.
      • Perhiasan
      • Walkman
      • Al Quran/kitab suci
      • Foto Keluarga
                kembali
Uang Fiskal yang dibutuhkan sebesar Rp 1.000.000,- dan dibayar di Fiskal Counter setelah Anda „Check In".
 Berat Maksimum
Berat bagasi yang diperbolehkan biasanya tercatat pada tiket pesawat Anda. Harap perhatikan baik-baik jumlah ini, dan persiapkan benar-benar sebelum Anda berangkat ke Bandara. Karena berat bagasi bagasi yang berlebihan akan dikenakan biaya yang cukup mahal.
 Menurut pengalaman kami, kami hanya diperbolehkan membawa 1 Handbag (tas jinjing) dan 1 ransel ke dalam pesawat. Selebihnya harus dimasukkan ke bagasi.
Disarankan agar Anda datang ke bandara 2 jam sebelum keberangkatan, untuk berjaga-jaga bila anda mendapatkan masalah yang tak terduga.
                      kembali
Tiba di Jerman
Lakukan kontak dengan para alumni dari SMU anda atau kenalan sebelum penerbangan ke jerman.
Ketika anda sampai di Jerman, berarti anda memulai suatu jalan yang cukup berliku. Dari mulai pencarian kamar, apartement, membuka rekening bank sampai melapor diri ke KBRI atau kantor urusan orang asing setempat. Sebaiknya anda benar-benar mempersiapkan mental anda untuk itu. Mencari contact person yang ada di Jerman merupakan suatu hal yang sangat bermanfaat dan sangat dianjurkan


Minggu, 06 Mei 2012

Cara Melamar visa


Cara Melamar visa
Perlu diketahui, bahwa visa kunjungan turis tidak bisa diganti menjadi izin tinggal di Jerman. Anda harus melamar visa untuk izin tinggal lebih dari 3 bulan di Jerman dari Indonesia.
Untuk melamar visa, ada prosedur yang telah ditetapkan oleh Kedutaan Jerman di Jakarta. Berikut ini adalah informasi yang diambil dari website kedutaan Jerman tentang prosedur untuk mengurus visa belajar.
Ketentuan Visa untuk Republik Federal Jerman Izin Tinggal lebih lama dari 3 Bulan
Warga negara Indonesia yang ingin berdiam lebih lama dari 90 hari dalam kurun waktu setengah tahun atau ingin bekerja di Republik Federal Jerman memerlukan visa sebelum berangkat. Visa tersebut hanya dapat diberikan bila persetujuan dari kantor imigrasi di kota tujuan sudah ada. Formulir permohonan dan lampirannya akan diperiksa lagi oleh kantor imigrasi yang berwenang. Oleh karenanya kantor imigrasi tersebut dapat minta dokumen atau infomasi tambahan dari pemohon. Sebaiknya permohonan visa diajukan sekurang-kurangnya 6 minggu sebelum rencana keberangkatan.

Formulir permohonan harus dilengkapi paspor asli yang masih berlaku sekurang-kurangnya 6 bulan dan dokumen-dokumen berikut rangkap dua:
  • formulir yang telah diisi
  • surat pernyataan (formulir kedutaan Jerman)
  • 2 buah pasfoto biometrik terbaru, berwarna, latar belakang putih atau abu-abu muda (ukuran 3,5 x 4,5 cm)
  • Bukti pendaftaran di perguruan tinggi Jerman atau tanda penerimaan sekolah bahasa Jerman
  • Bukti keuangan (mohon dilihat persyaratan khusus bukti keuangan sehubungan dengan permohonan visa studi/Calon Mahasiswa)
  • Bila ada, sertifikat bahasa Jerman (misalnya dari Goethe Institut)
Bagi lulusan SMU ditambah dengan
  • Fotokopi Ijazah/STTB yang telah dilegalisir oleh SMU
  • Fotokopi SKHUN yang telah dilegalisir oleh SMU, dengan nilai rata- rata minimal 6.0
  • Fotokopi Rapor kelas III yang telah dilegalisir oleh SMA
  • Bagi lulusan D III, sama dengan lulusan SMA, ditambah fotokopi ijazah D III dan fotokopi transkip nila yang telah dilegalisir oleh Dekan Fakultas di Perguruan Tinggi
Bagi lulusan S 1
  • Fotokopi Ijazah S1 yang telah dilegalisir oleh Dekan Fakultas di Perguruan Tinggi
  • Fotokopi Transkrip Nilai yang telah dilegalisir oleh Dekan Fakultas di Perguruan Tinggi
  • Fotokopi Ijazah /STTB SMA
Semua Dokumen Indonesia harus terlebih dahulu diterjemahkan ke dalam bahasa Jerman oleh seorang penerjemah yang diakui Kedutaan Jerman (lihat daftar) dan kemudian disahkan oleh Kedutaan Jerman. Dokumen berbahasa Inggris tidak perlu diterjemahkan.

Biaya: Semua proses yang dilakukan di bagian Visa adalah cuma-cuma, kecuali biaya visa. Formulir diberikan cuma-cuma, bantuan untuk mengisi formulir oleh biro jasa tidak perlu.

Biaya visa: EUR 60,00 (dibayar dalam Rupiah)

Semua keterangan dalam pedoman ini berdasarkan pada pengetahuan dan penilaian Kedutaan pada saat penyusunan pedoman ini. Namun demikian kami tidak dapat menjamin keutuhan dan kebenarannya, terutama bila sementara ini telah terjadi perubahan-perubahan.

Jumat, 04 Mei 2012

ARTI CINTA....


♫•*¨*•.¸¸ﷲ¸¸.•*¨*•♫♥♥♥♥♥♥♫•*¨•*¨*•♫♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥

Aku bertanya pada alam semesta tentang arti “CINTA”, lalu satu demi satu mereka menjawab…

Bumi menjawab:

“CINTA adalah hamparan tempat tumbuh segala bahagia dan harapan akan itu. Ia memang diinjak dan dihinakan, tetapi ia tak peduli. Pikir Cinta hanya memberi, dan itu sajalah inginnya.”

Air menjawab:

“CINTA adalah hujan yang menumbuhkan benih-benih rasa kesukaan, kerelaan akan keterikatan, kerinduan dan kesenduan, atau samudera kasih yang luas sebagai naungan segala perasaan


Api menjawab:

“CINTA adalah panas yang membakar segala, ia memusnahkan untuk dapat hidup dan menyala. Demi merasakannya, makhluk rela terbakar dalam amarah dan kedurhakaan.”

Angin menjawab:

“CINTA adalah hembusan yang menebar sayang tanpa tahu siapa tujuannya. Orang bilang ia buta, sebab itu inginnya. Ia tak terlihat, tapi tanpanya segala raga akan hampa.”

Langit menjawab:

“CINTA adalah luasan tanpa batas. Luasnya tiada makhluk yang tahu. Kecuali bahwa cinta itu bahagia yang biru, atau derita kelam yang kelabu

Matahari menjawab:

“CINTA adalah hidup untuk memberi energi kehidupan dan cahaya harapan. Ia tak akan lelah memberi sampai ia padam dan mati.”

Pohon menjawab:

“CINTA adalah akar yang menopang segalanya. Ia tulus hingga tak perlu terlihat dan dikenal. Tapi ia terus memberi agar batang bahagia tetap kokoh abadi, berbuah dan berbunga indah.”

Gunung menjawab:

“CINTA adalah rasa yang menjulang tinggi. Rasa itu demikian tenang dan menyejukkan. Namun saat gundah, Ia akan meleburkan sekelilingnya dengan lautan lava cemburu yang membara.”

Lalu, Aku bertanya pada CINTA:

“Wahai CINTA, apakah sebenarnya arti dirimu??”

CINTA menjawab:

“CINTA adalah engkau patuh terhadap-Nya, meski kau tak melihat-Nya. Engkau tidak mencium-Nya atau meraba-Nya, tapi engkau patuh karena engkau merasa akan hadir-Nya. Sebab CINTA bukan indera, tapi adalah rasa.”

“CINTA adalah engkau takut akan amarah-Nya, dan takut jika Ia meninggalkanmu. Takut jika Ia tak menyukaimu lagi. Lalu engkau mencari-cari alasan untuk selalu dekat dengannya, bahkan jika engkau harus menderita, atau yang lebih mengerikan dari itu.”

“CINTA adalah engkau menyimpan segala harapan pada-Nya dan tidak pada yang lain. Engkau tidak mendua dalam harapan, dan demikian selamanya. Cinta adalah engkau setia menjadi budak-Nya, yang engkau hidup untuk-Nya dan mati untuk kesukaan-Nya akan dirimu, hidup dan mati untuk Dia. Engkau berusaha sekerasnya agar engkau diakui, hanya sebagai budak, sebagai hamba