Mengenai Saya

Foto saya
I am a university student in Jakarta I want to pursue my dream for my parents and my family I wish my parents proud to see from heaven....(..._...)ya allah protect me in every step ammin ammin...

Kamis, 05 April 2012

...INDAHNYA BERBAGI WAKTU BEBAN..

Waktu akan lebih bermanfaat, jika dapat memberi arti untuk sesama. Di dunia ini ada banyak hal yang bisa dibagi. Bukan hanya berbagi materi atapun kebahagiaan kita dengan orang lain. Akan tetapi ada sebuah “waktu” dan “beban” yang bisa kita bagi, karena dalam keduanya terdapat sebuah pembelajaran yang dapat kita ambil hikmahnya. “Demi Masa. Sungguh manusia berada dalam kerugian. Kecuali orang-orang yang beriman kebajikan serta kebenaran dan saling menasihati untuk kesabaran”. (QS. Al Ashr: 1-3)

Berbagi Waktu

Rutinitas yang setiap hari kita lakukan, terkadang membuat waktu berlalu begitu cepat. Sepertinya waktu yang kita miliki sangat padat. Namun jangan dilupakan waktu kita untuk orang lain diluar dari keluarga inti kita. Sebagaimana kita juga secara tak langsung atau tak sengaja meminta waktu mereka untuk kita. Ada kedua orang tua atau mertua, saudara dekat hingga saudara jauh, dan ada sahabat yang ada kalanya membutuhkan kita. Jarak bukanlah halangan untuk membantu mereka. Menyediakan waktu dan telinga untuk sekedar mendengarkan keluh kesah mereka melalui telepon, apalagi sekarang Allah memudahkan kita dalam hal mempererat tali silaturrahim kita dengan kerabat yang berada di kota berbeda, yaitu dengan adanya media sosial. Maka fasilitas IT ini dapat digunakan sebaiknya-baiknya. Hal itu mungkin sangat berarti untuk mereka.
Sekedar memberi kalimat penenang untuk ibu atau mertua yang merindukan anak-anaknya. Keberadaan saudara kita yang tanpa kita sadari telah memberi banyak arti dalam kehidupan kita. Mereka yang selalu ada di saat kita sedang mengalami kesulitan, menguatkan kita disaat sedang berduka, maka menjadi sebuah kewajiban jika mereka butuh bantuan, kita mengusahakannya. Sudah saatnya kita memperbaiki kualitas hubungan kita dengan keluarga, kerabat dan tetangga kita. Luangkan sedikit waktu kita untuk mereka.

Kita harus pandai mengatur hidup dengan baik. Menghindari perbuatan yang sia-sia, dan berusaha untuk lebih bermanfaat untuk sesama. Dengan demikian waktu terfokus dekat dengan Allah dan bermuamalah dengan masyarakat. Hal ini sesuai tuntunan Allah dan suri tauladan kita Rasulullah.

Berbagi Beban

Sudah sewajarnya jika kita membagi kebahagiaan, dan kewajiban jika kita membagi sebagian rezeki yang kita punya kepada yang berhak juga membutuhkan. Namun ada kalanya pengalaman hidup kita dapat menjadi pengalaman berharga untuk mereka. Layaknya kita belajar hidup dari pengalaman orang lain yang seringkali dapat memacu semangat kita untuk kembangkan diri, menemukan inovasi-inovasi baru sehingga rutinitas tak berjalan monoton, dan dapat lebih bijak serta kreatif dalam mengatasi permasalahan kehidupan. Maka sesekali waktu, berbagilah beban dan pengalaman kehidupan kepada seseorang yang tepat. Beban yang terasa berat, mungkin akan lebih ringan dengan nasehat mereka, tentu mereka pun akan mengambil pelajaran hidup dari kita. Berbagi beban disini bukan bermaksud meminta bantuan untuk menyeleseikan permasalahan kita, karena mereka pun mungkin sedang menghadapi persoalan yang bahkan lebih berat
dari kita. Tetapi minimal akan terjadi interaksi positif, yaitu saling menguatkan dan menasihati.

Betapa waktu akan meringankan sebuah beban hidup, disaat segala sesuatu terasa berat. Maka berbuatlah untuk memberi arti kepada sesama agar melapangkan segala kesempitan dalam kehidupan.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar